Wara dan Wiri sudah sebulan dirawat di rumah sakit jiwa dan mereka tampak membaik. Ketika tiba harinya mereka diijinkan pulang, dokter berpesan dengan serius. “Ingat baik-baik, kalian harus selalu tinggal bersama-sama. Bila sewaktu-waktu salah satu dari kalian merasa sakit lagi, maka yang sehat haruslah menelepon saya. Jelas?” kata dokter sambil tersenyum dan melayani tangan Wara dan Wiri.

“Iya dok, terima kasih!” jawab mereka juga tersenyum senang.

Pada suatu malam, si Wiri menelepon dokter dan berkata dengan nada kuatir.” Dok….,si Wara kumat lagi!”

“Bagaimana gejalanya?” tanya dokter singkat.

“Dia berdiri di atas meja dan menganggap dirinya lampu, dok!” lapor Wiri dengan suara tegang.

“Jangan panic, tenang saja”, jawab dokter. “Sebentar lagi saya akan datang ke rumah kalian. Sekarang kau berbaringlah di ranjang dan cobalah tidur”, kata dokter dengan suara kalem menghibur si Wiri.

“Nah…itulah masalahnya dok! Saya ini tidak bisa tidur kalau lampunya masih menyala dok!” kata Wiri dengan setengah berteriak.

“Hmmm…., rupanya mereka sama-sama sedang kumat” bisik dokter dalam hati sambil menutup teleponnya.

Saudara, dari cerita humor di atas kita belajar satu fakta dalam kehidupan ini. Bahwa semua manusia statusnya di hadapan Allah sama saja. Ibarat orang yang tidak waras, semua manusia telah jatuh dalam dosa, dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23). Baik dosa besar atau dosa kecil, di hadapan Allah sama saja. Ibarat racun yang mematikan, sedikit atau banyak sama saja. Yang pasti, upah dosa adalah maut; yaitu kematian secara phisik dan kematian secara spiritual, kekal di neraka. Ini adalah wujud dari keadilan Allah. Tetapi puji Tuhan, dibalik keadilan Allah ada karunia Allah yang besar, yaitu hidup yang kekal melalui kematian Yesus Kristus di atas salib, dan kebangkitanNya pada hari yang ketiga (Roma 6:23).

Alkitab menegaskan bahwa “Barangsiapa percaya kepada Anak [yaitu Yesus Kristus], ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.” (Yohanes 3:36). Permisi tanya, bila malam ini saudara harus meninggal dunia, apakah saudara yakin 100% bahwa dosamu sudah diampuni, Saudara bebas dari murka Allah, dan pasti masuk ke sorga yang kekal abadi? Bila tidak yakin, rendahkanlah hatimu dan terima Yesus Kristus menjadi Juru Selamatmu dan Tuhanmu hari ini Juga! Bila sudah. Ceritakanlah Kabar Baik ini kepada mereka yang masih belum menerimanya.

Write a comment:

*

Your email address will not be published.